Home arrow Fertilitas arrow Angka Kelahiran arrow Angka Kelahiran Umur
Wednesday, 27 August 2014
 
 
Angka Kelahiran Menurut Umur Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Index Artikel
Cara Menghitung
Sumber Data
Contoh
Keterbatasan

Contoh

Pada Tabel 1 disajikan contoh perhitungan Angka Kelahiran Menurut Umur (ASFR) untuk Indonesia berdasarkan data Susenas 1999 dan 2004. 

Tabel 1. Jumlah Perempuan, Jumlah Kelahiran, dan Angka Kelahiran Menurut Kelompok Umur (ASFR), Indonesia, Susenas 1999 dan 2004.

Kelompok Umur

(1)

Jumlah perempuan*

(2)

Jumlah kelahiran*

(3)

Angka Kelahiran Menurut Umur (ASFR)

(4) = [(3) : (2)] x 1000

15-19

9.794.093

381.970

39

20-24

10.110.367

1.364.900

135

25-29

9.601.442

1.324.999

138

30-34

9.132.513

913.251

100

35-39

8.587.142

352.073

41

40-44

7.459.538

89.514

12

45-49

5.870.372

29.352

5

* )Angka ini merupakan angka rata-rata untuk tahun 1999 dan 2004.

 

Intepretasi

Dari Tabel 1 terlihat bahwa pola ASFR mengikuti huruf U terbalik, rendah pada kelompok umur 15-19 tahun dan umur 40-49 tahun, dan tinggi pada perempuan kelompok umur 20-34 tahun, dengan puncaknya pada perempuan kelompok umur 25-29 tahun, yaitu sebesar 138. Hal ini berarti dari 1000 perempuan yang berusia antara 25-29 tahun terdapat 138 kelahiran hidup pada tahun 1999 dan 2004.

Puncak ASFR yang terletak pada kelompok umur 25-29 tahun dapat mengindikasikan bahwa kelahiran pada tahun 1999 dan 2004 paling banyak dikontribusi oleh perempuan pada kelompok umur 25-29 tahun. Hal ini juga dapat berarti bahwa anjuran pemerintah untuk "tidak melahirkan pada usia yang terlalu muda" sudah mencapai sasaran secara nasional. Fenomena ini bisa juga dikaitkan lebih jauh dengan suksesnya program wajib belajar sembilan tahun yang menyebabkan semakin banyaknya perempuan muda yang bersekolah lebih tinggi, dan semakin terbukanya kesempatan bagi perempuan di pasar kerja. Pada akhirnya, hal ini akan membuat banyak perempuan menunda untuk menikah dan melahirkan karena pada umumnya mereka yang menikah dan melahirkan pada usia muda secara fisik dan emosional sebetulnya belum matang.