Home arrow Tahapan Kegiatan
Wednesday, 23 July 2014
 
 
Tahapan Kegiatan Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
2.1. Tahap Persiapan
a.Pemilihan Blok Sensus (BS)

Pemilihan sampel BS dilakukan dengan teknik PPS (Probability Proportional to Size)-Linear Systematic Sampling yaitu setiap BS mempunyai peluang terpilih sebanding dengan jumlah rumah tangganya. Kerangka sampel yang digunakan dalam SUPAS 2005 adalah daftar blok sensus dalam setiap kabupaten/kota yang dibedakan menurut daerah perkotaan dan perdesaan.

b.Rekrutmen dan Pelatihan Petugas
Petugas SUPAS 2005 terdiri dari:

1. Instruktur Nasional (Innas), ialah pengajar berpengalaman dan terlatih dari BPS Pusat dan BPS Propinsi.

2. Pengawas/Pemeriksa (PMS), adalah Kepala Seksi Statistik Sosial BPS kabupaten/kota atau staf BPS propinsi atau kabupaten/kota atau mantri statistik yang telah mendapat pelatihan.

3. Pencacah (PCS), adalah staf BPS propinsi atau kabupaten/kota atau mantri statistik atau mitra statistik. Setiap pencacah bertugas mendaftar bangunan dan rumah tangga pada 2-3 BS dan mencacah 16 rumah tangga sampel disetiap blok sensus.

Pelatihan PMS dan PCS dilaksanakan selama lima hari. Materi pelatihan meliputi tata cara wawancara dan pengisian daftar-daftar SUPAS 2005 dan pemahaman konsep dan definisi yang digunakan. Diskusi dan role playing juga dilaksanakan selama pelatihan.

c.Uji Coba Pencacahan

Untuk mendapatkan gambaran penyelenggaraan SUPAS 2005 yang sesungguhnya, diadakan satu kali percobaan lapangan yang dilakukan di tiga propinsi, yaitu Bengkulu, Sulawesi Selatan, dan Papua. Uji coba dilakukan pada Bulan September 2004. Hasil uji coba digunakan untuk menyempurnakan metodologi dan tata laksana SUPAS 2005. Kuesioner diperbaiki berdasarkan temuan lapangan pada saat uji coba.

2.2.Tahap Pelaksanaan

Pelaksanaan pencacahan SUPAS 2005 menggunakan sketsa peta blok sensus yang digunakan sebagai panduan dalam pelaksanaan pencacahan untuk menghindari terjadinya cacah ganda atau lewat cacah. Sketsa peta blok sensus yang dipakai adalah sketsa yang dibentuk ketika Sensus Penduduk 2000 dan telah diperbaharui (update) segmen-segmennya saat Sensus Pertanian 2003.

Pelaksanaan pencacahan SUPAS 2005 meliputi kegiatan:

a. Pendaftaran semua rumah tangga pada BS terpilih untuk mengetahui jumlah rumah tangga biasa.

b. Pemilihan sampel rumah tangga sebanyak 16 setiap BS dengan teknik linier systematic. Rumah tangga khusus tidak ikut dalam kerangka sampel.

c. Pencacahan rumah tangga dan setiap anggota rumah tangga sampel.

2.3.Tahap Pengolahan Data
a.Penyuntingan/Penyandian

Kegiatan penyuntingan/penyandian adalah kegiatan pra komputer. Kegiatan ini merupakan proses pengolahan manual yang mencakup pemeriksaan daftar dan pemberian kode. Pemeriksaan daftar yang dimaksud adalah pengecekan isian setiap pertanyaan, dan pemeriksaan konsistensi isian dalam blok maupun antar blok. Pemberian kode numerik hanya dilakukan untuk pertanyaan terbuka misalnya suku bangsa, lapangan usaha dan jenis pekerjaan utama. Hasil dari kegiatan berupa dokumen yang diharapkan telah bersih dari semua kesalahan dan siap untuk direkam di komputer.

b.Data Entry

Perekaman data ke dalam media komputer menggunakan CS Pro 2.5 (Census and Survey Processing System).

c.Secondary Editing

Secondary Editing adalah pengecekan data yang telah direkam ke dalam media komputer. Hal ini dilakukan untuk validasi yang belum tercakup pada program entri data.

d.Tabulasi

Semua tabel-tabel pokok diolah dengan komputer yang menggunakan program SPSS (Statistical Package for Sosial Science) versi ke-13.

2.4.Evaluasi Hasil

Evaluasi tabel-tabel pokok dilakukan untuk meyakinkan apakah seluruh prosedur telah dilakukan dengan tepat dan benar.

2.5.Tahap Penyajian

Data hasil pengolahan SUPAS 2005 disajikan dalam 33 seri publikasi, yang terdiri:

1.Seri S-1: Penduduk Indonesia Hasil SUPAS 2005.

2.Seri S-1.1 s.d. 1.30: Penduduk per Propinsi Hasil SUPAS 2005.

3.Seri S-2: Estimasi Fertilitas, Mortalitas dan Migrasi Hasil SUPAS 2005.

4.Seri S-3: Proyeksi Penduduk